KURIKULUM DAN SILABUS KORPS SUKARELA
1. Hak
2. Kewajiban
3. Syarat Keanggotaan
4. Pengesahan Anggota
5. Keanggotaan KSR PMI berakhir
karena
6. Perpindahan Anggota KSR PMI
7. Macam Pelatihan
a. Diklat KSR Dasar
b. Diklat KSR Spesialisasi
8. Materi Pelatihan
a. KSR Dasar :
b. KSR Spesialisasi:
9. Metode Pelatihan
10. Media Pelatihan
11. Sertifikasi
12. Tanda Spesialisasi
13. Penyegaran Materi
B. SYLABUS KSR
DASAR
1.
Materi
Gerakan dan HPI
2.
Silabus
Organisasi Palang Merah Indonesia
3.
Silabus
Kepeminpinan
4.
Silabus
HIV/Aids
5.
Silabus
PP
6.
Silabus
PK
7.
Silabus
Manajemen PB
8.
Silabus
Asessment
9.
Silabus
Penampungan Sementara
10. Silabus DU
11. Silabus Logistik
12. Silabus TMS/RFL
13. Silabus Watsan
14. Silabus Community Based
KORPS SUKARELA
Korps Sukarela (KSR) adalah kesatuan di dalam
perhimpunan PMI, yang merupakan wadah kegiatan atau wadah pengabdian bagi
Anggota perhimpunan PMI KSR
Hak :
1.
Memperoleh/
mendapat kesempatan untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan guna mengembangkan
pengetahuan, sikap dan keterampilan
2.
Mendapatkan
kesempatan mengembangkan pengabdian di dalam perhimpunan PMI, baik di dalam
kepengurusan maupun di dalam kegiatan operasional.
3.
Berhak
menggunakan atribut sesuai dengan ketentuan
4.
Memberikan
usul, saran dan pendapat sesuai jenjang organisasi demi kemajuan perhimpunan
PMI.
5.
Dilibatkan
dalam pengambilan keputusan PMI
6.
Memperoleh
Asuransi dan perlindungan hukum dalam pelaksanan tugas Kepalangmerahan
7.
Memperoleh
tanda penghargaan, tanda kehormatan dari PMI, dari pemerintah maupun dari
lembaga Nasional dan Internasional sesuai dengan ketentuan.
8.
Menggunakan
fasilitas KSR PMI sesuai dengan ketentuan yang berlaku
9.
Mendapat
Kartu Tanda Anggota PMI
10. Mengikuti kegiatan kepalangmerahan di
dalam maupun di luar kesatuan atau unit yang bersangkutan.
Kewajiban
:
1.
Setiap
anggota KSR PMI wajib menjaga dan meningkatkan kualitas kesatuannya.
2.
Setiap
anggota KSR wajib meningkatkan kesiapsiagaan dengan mengikuti :
a.
Kegiatan
Pembinaan
b.
Kegiatan
Pendidikan dan Pelatihan (DIKLAT)
c.
Kegiatan
Gladi
d.
Kegiatan
Operasional
3.
Tunduk,
taat dan patuh pada peraturan – peraturan kesatuan KSR PMI serta peraturan –
peraturan yang berlaku di jajaran PMI.
4.
Setiap
Anggota KSR PMI wajib membayar iuran anggota (lihat ketentuan mengenai iuran
anggota PMI pada pedoman keanggotaan PMI yang dikeluarkan Pengurus Pusat PMI)
Syarat
Keanggotaan :
Syarat menjadi
anggota KSR adalah sbb :
1.
WNI
bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
2.
Berumur
minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun, Pendidikan serendah-rendahnya tamat
SLTP atau sederajat, bagi anggota KSR PMI Perguruan Tinggi masih berstatus
sebagai mahasiswa di Perguruan Tinggi yang bersangkutan.
3.
Berkelakuan
baik dan tidak terlibat organisasi terlarang
4.
Menghayati
dan mengamalkan Prinsip-prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit
Merah Internasional
5.
Atas
kesadaran sendiri dan sukarela bersedia mendaftarkan diri sebagai anggota KSR
PMI
6.
Bersedia
mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) KSR PMI
7.
Bersedia
mentaati peraturan yang berlaku dengan menandatangani surat pernyataan.
8.
Bersedia
menandatangani surat pernyataan pengabdian di PMI minimal 3 tahun
Pengesahan
Anggota :
1.
Pengesahan
keanggotaan dilaksanakan dengan pelantikan
2.
Pelantikan
anggota KSR PMI dilakukan oleh Pengurus PMI Cabang atau Pembina KSR PMI.
Keanggotaan
KSR PMI berakhir karena :
1.
Meninggal
dunia
2.
Mengundurkan
diri atau minta berhenti
3.
Diberhentikan
karena telah melanggar ketentuan-ketentuan yang berlaku di PMI dan pelanggaran
hukum yang berlaku di Negara Indonesia
4.
Melewati
batas usia maksimum yang telah ditentukan (35 tahun)
Perpindahan
Anggota KSR PMI
1.
Perpindahan
anggota KSR PMI Unit dari satu cabang ke cabang yang lain harus membawa
rekomendasi dari Pengurus KSR PMI Unit yang lama dan Pengurus Cabang PMI yang
lama kemudian melapor ke PMI Cabang dan Unit KSR yang baru.
2.
Perpindahan
anggota KSR PMI dari satu unit ke unit yang lain dalam satu cabang harus
membawa rekomendasi dari Pengurus KSR Unit yang lama dan diketahui oleh
Pengurus Cabang
Pelatihan KSR
PMI harus diarahkan pada upaya peningkatan pengetahuan, sikap dan keterampilan
teknis pelayanan kepalangmerahan.
Macam
Pelatihan
a. Diklat KSR Dasar
1)
Pendidikan
dan Latihan diadakan sesuai program kebutuhan Pengurus Cabang dan Unit.
2)
Tiap
jam pelajaran berlangsung selama 45 menit, dengan jumlah jam pelajaran 120 jam
(120 x 45’ JPL) termasuk perkenalan, penyusunan norma dan harapan serta
evaluasi, atau 12 hari efektif jika dilaksanakan terus-menerus ( jika rata –
rata dalam sehari berlangsung 10 Jam ).
3)
Untuk
mencapai jumlah kurikulum 120 jam tersebut, PMI Cabang dan Unit KSR dapat
melakukannya dengan sistim bertahap, menyesuaikan dengan ketersediaan waktu,
kemampuan personil, ketersediaan perlengkapan dan dana.
4)
PMI
Cabang hanya memberikan sertifikat dan Kartu Tanda Anggota (KTA) KSR PMI kepada
yang telah mengikuti keseluruhan paket Diklat Dasar sesuai kurikulum.
5)
Tempat
dan waktu ditentukan oleh Pengurus Cabang atau ditentukan bersama – sama dengan
Pengurus Unit KSR, lembaga , instansi atau badan swasta yang membutuhkan.
6)
Standarisasi
kurikulum pelatihan, dapat dilihat pada Modul dan Manual Pelatihan KSR terbitan
Markas Pusat PMI tahun 2007
b. Diklat KSR Spesialisasi
1)
Diklat
KSR spesialisasi dapat diikuti sesuai bakat, minat dan kemampuan anggota KSR.
2)
Untuk
mengikuti pelatihan spesialisasi, maka seorang anggota KSR wajib mengikuti beberapa
kegiatan / penugasan PMI serta tercatat aktif dalam menunjang program kegiatan
PMI selama minimal 1 tahun.
3)
Standarisasi
kurikulum pelatihan KSR, dapat dilihat pada Modul dan Manual Pelatihan KSR
terbitan Markas Pusat PMI tahun 2007.
Materi
Pelatihan
a. KSR Dasar :
1)
Gerakan
dan HPI
2)
Organisasi
PMI
3)
Kepemimpinan
4)
Pertolongan
Pertama (PP)
5)
Perawatan
Keluarga (PK)
6)
Kesja
( Metode PRS )
7)
Manajemen
Penanggulangan Bencana
8)
Asessment
9)
Pengantar
Community Based
10)
Dapur
Umum (DU)
11)
Penampungan
sementara
12)
Logistik
dan distribusi
13) TMS/ Restoring Family Link (RFL)
14) Water and sanitation (Watsan)
15) Simulasi
16) Bina Suasana
b.
KSR Spesialisasi:
1) Pertolongan Pertama (PP)
2) Perawatan Keluarga (PK)
3) Kesehatan Remaja ( PRS )
4) Psicosocial Support Program (PSP)
5) TMS/Restoring Family Link (RFL)
6) Water and Sanitation (Watsan)
7)
Assesment
8)
Logistik
dan distribusi
9)
Komunikasi
10)
Pengungsian
11)
SAR
12)
Dlsb
sesuai kompetensi yang dapat menunjang pelayanan PMI.
Metode
Pelatihan
Metode
yang dipakai dalam Pendidikan dan Latihan (Diklat) KSR Dasar maupun
Spesialisasi ialah metode partisipatif dengan bentuk antara lain :
a.
Ceramah
dan tanya jawab
b.
Brainstorming
c.
Studi
kasus
d. Role play
e. Diskusi
f. Praktek
g. Outbound
h.
Penugasan
i.
Presentasi
j.
Simulasi
lapangan
Media
Pelatihan
a.
Non
projected aids (materi pelatihan) : paket diklat, buku , brosur, gambar dan lain – lain
b. Projected visual aids (media visual) : OHP, film, slide, dan lain – lain
c. Audio aids (media audio) : radio, tape recorder, dll
d. Perlengkapan pelatihan untuk materi teknis ( PP, PK, DU, tenda, PRS, dan lain–lain ).
Sertifikasi
a. Calon KSR PMI yang telah lulus dalam kegiatan Pendidikan dan Pelatihan KSR Dasar berhak mendapatkan sertifikat dari PMI Cabang.
b. Anggota KSR PMI yang telah lulus dalam kegiatan Pendidikan dan Pelatihan KSR Spesialisasi berhak mendapatkan sertifikat spesialisasi dari PMI Cabang/Daerah/ Pusat (disesuaikan dengan tingkatan pelaksana pelatihan)
Tanda
Spesialisasi
PenyegaranMateri
SYLABUS KSR DASAR
1. Materi Gerakan dan HPI
|
Pokok
Bahasan |
Sub Pokok
Bahasan |
Tujuan
Pembelajaran |
Metodologi |
Alokasi
Waktu |
Media |
Sumber
Belajar / Referensi |
|
Gerakan
Palang Merah & Bulan Sabit Merah Internasional |
·
Sejarah
Gerakan Palang Merah & Bulan Sabit Merah Internasional ·
Komponen
Gerakan |
·
Mengetahui
dan dapat menjelaskan sejarah berdirinya Gerakan dan mengetahui para tokoh
pendiri Gerakan · Mengetahui tentang komponen Gerakan,
peran dan mandat masing - masing komponen Gerakan |
Ceramah Curah
pendapat Diskusi kelompok |
2 x 45’ |
LCD/OHP Flipchart
Board Bahan presentasi |
Buku Panduan
Diseminasi 1 & 2 |
|
Lambang |
· Sejarah lambang Palang Merah & Bulan
Sabit Merah · Fungsi penggunaan lambing · Penyalahgunaan lambang |
·
Mengetahui
dan memahami sejarah dan asal usul lambang serta arti lambang · Mengetahui dan mampu membedakan fungsi
lambang, baik sebagai tanda pengenal maupun tanda perlindungan · Mengetahui maksud dari penyalahgunaan
lambang dan dapat mengindentifikasi berbagai penyalahgunaan lambang |
Studi kasus
Ceramah Curah pendapat |
3 x 45’ |
LCD/OHP Flipchart
Board Bahan presentasi |
Buku Panduan
Diseminasi 1 & 2 |
|
Prinsip Dasar
Gerakan |
·
Definisi
dan batasan norma - norma Prinsip Dasar Gerakan ·
Hubungan
antarketujuh Prinsip Dasar Gerakan ·
Penerapan
Prinsip Dasar Gerakan dalam aktifitas kepalangmerahan |
·
Mengetahui
dan memahami definisi dan batasan norma - norma Prinsip Dasar Gerakan serta
makna dan kategori Prinsip - prinsip Dasar Gerakan · Memahami dan dapat menyebutkan prinsip
substantif, turunan dan organis dalam Prinsip Dasar Gerakan serta dapat
menjelaskan korelasi atau hubungan di antara ketujuh Prinsip Dasar Gerakan · Dapat menerapkan Prinsip Dasar Gerakan
dalam setiap aktifitas kepalangmerahan, baik dalam situasi damai maupun
konflik |
Studi kasus
Ceramah Curah pendapat |
2 x 45’ |
LCD/OHP Flipchart
Board Poster |
Buku Panduan
Diseminasi 1 & 2 |
|
Hukum Perikemanusiaan Internasional |
|
·
Mengetahui
dan memahami kedudukan HPI sebagai bagian dari sejarah Gerakan dan mampu
menjelaskan cikal bakal tercetusnya aturan dalam HPI ·
Mengetahui
definisi HPI, memahami aturan dasar dan prinsip HPI ·
Mengetahui dan memahami Konvensi Genewa dna
Protokol Tambahan serta penerapan HPI dalam konflik bersenjata ·
Mengetahui dan memahami hubungan HAM dengan
HPI,dapat mengidentifikasi berbagai pelanggaran HPI serta mengetahui peranan
Palang Merah dalam menjamin penghormatan terhadap HPI |
Studi kasus
Ceramah Curah pendapat Pemutaran
Film |
4 x 45’ |
LCD/OHP Flipchart
Board Video Player |
Buku Panduan
Diseminasi 1 & 2 Konvensi Genewa 1949 |
|
Code of Conduct dan Safer Access |
|
·
Mengetahui dan memahami etika - etika dalam
penyelenggaraan bantuan kemanusiaan ·
Mengetahui dan memahami cara bekerja yang lebih
aman dalam situasi konflik/bencana |
Studi kasus
Ceramah Curah pendapat Pemutaran
Film |
2 x 45’ |
LCD/OHP Flipchart
Board Video Player |
Buku Panduan Diseminasi
1 & 2 |
|
|
|
|
T O T A L |
13 X 45’ |
|
1 jam = 45'' |
2. Silabus Organisasi Palang Merah Indonesia
|
Pokok Bahasan |
Sub Pokok Bahasan |
Tujuan Pembelajaran |
Waktu |
Metode |
Media |
Referensi |
|
Organisasi PMI |
Landasan Hukum, struktur, visi & misi dan Renstra |
Mengetahui dan memahami landasan hukum organisasi PMI |
1 x 45' |
Ceramah, curah pendapat, diskusi |
LCD / OHP, Flipchart board, bahan presentasi |
AD / ART PMI, PP 18/1980, Per. Depkes No. 023/1072 |
|
Mengetahui dan
memahami hubungan antara struktur organisasi PMI dengan KSR |
1 x 45' |
Ceramah, curah pendapat, diskusi |
LCD / OHP, Flipchart board, bahan presentasi |
Renstra PMI, referensi pendukung lainnya. |
||
|
Mengetahui dan
memahami visi dan misi PMI |
||||||
|
Mengetahui dan
memahami Pokok - pokok Kebijakan dan Rencana Strategis PMI tahun 2004 - 2009 |
||||||
|
Peran KSR dalam organisasi |
Hak dan kewajiban KSR |
Mengetahui dan memahami pengertian, peran dan posisi KSR dalam organisasi PMI |
1 x 45' |
Ceramah, curah pendapat, diskusi |
LCD / OHP, Flipchart board, bahan presentasi |
AD/ART PMI, buku
memperkenalkan PMI |
|
Peranan dalam Pengembangan Citra Organisasi |
Mengetahui dan memahami pengertian, peran dan posisi KSR dalam pengembangan sumber daya organisasi |
3 x 45' |
Ceramah, curah pendapat, diskusi |
LCD / OHP, Flipchart board, bahan presentasi |
Buku Memperkenalkan PMI |
|
|
Peran Relawan
dalam Pengembangan Citra Organisasi |
1 x 45' |
Ceramah, curah pendapat, diskusi |
LCD / OHP, Flipchart board, bahan presentasi |
Renstra PMI |
||
|
Peranan dalam Pelayanan Organisasi |
Mengetahui dan memahami lingkup kegiatan dan pelayanan PMI , baik dimasa damai maupun di masa bencana/konflik. |
1 x 45' |
Ceramah, curah pendapat, diskusi |
LCD / OHP, Flipchart board, bahan presentasi |
AD/ART PMI, buku memperkenalkan PMI, pedoman KSR |
|
|
Mengetahui dan memahami peranan KSR dalam pelayanan PMI, baik di masa damai maupun dimasa bencana/konflik. |
||||||
|
|
|
|
8x45' |
|
|
|
3. Silabus Kepeminpinan
|
Pokok Bahasan |
Sub Pokok Bahasan |
Tujuan Pembelajaran |
Waktu |
Metode |
Media |
Referensi |
|
Kepemimpinan |
Konsep kepemimpinan |
Mengetahui dan memahami tentang hakekat kepemimpinan,
tipe - tipe dan |
2 x 45' |
Ceramah, Curah pendapat, diskusi, permainan |
LCD / OHP, Flipchart board, bahan presentasi |
Modul Pelatihan Kepemimpinan PMI |
|
Motivasi,
komunikasi dan kerja sama |
Mengetahui dan memahami cara memberikan motivasi, berkomunikasi secara efektif dan bekerja sama dan membangun tim kerja. |
2 x 45' |
Ceramah, Curah pendapat, diskusi, permainan |
LCD / OHP, Flipchart board, bahan presentasi |
Modul Pelatihan Kepemimpinan PMI |
|
|
Praktek Kepemimpinan |
Dapat mengaplikasikan hakekat dan proses kepemimpinan dalam skala kecil. |
6 x 45' |
outbound |
Bahan - bahan untuk outbound sesuai kebutuhan |
Buku Panduan Pelatihan outbound |
|
|
Dapat membangun
kerja sama, berkomunikasi dan saling memberi motivasi antaranggota tim. |
||||||
|
|
|
|
10 x 45' |
|
|
|
4. Silabus HIV/Aids
|
Pokok Bahasan |
Sub Pokok Bahasan |
Tujuan Pembelajaran |
Metodologi |
Alokasi Waktu |
Media |
Sumber Belajar / Referensi |
|
HIV/ AIDS |
· Pengertian HIV/ AIDS · Penularan dan Pencegahan HIV/ AIDS |
· Menjelaskan tentang HIV/ AIDS · Menjelaskan proses penularan HIV · Menjelaskan proses pencegahan HIV |
· Presentasi · Permainan · Curah pendapat |
2 x 45’ |
Spidol Flipchart LCD/OHP Media terkait |
|
|
KESEHATAN DAN
REPRODUKSI |
· Alat dan fungsi Reproduksi · Infeksi Menular Seksual |
· Menyebutkan alat reproduksi Pria dan
Wanita · Menyebutkan fungsi reproduksi Pria dan
Wanita · Mengetahui beberapa infeksi
menular seksual |
· Presentasi · Curah pendapat |
1 x 45’ |
Spidol Flipchart LCD/OHP Media terkait |
|
|
KEBIJAKAN DAN PERAN PMI |
· Kebijakan PMI · Peran PMI |
· Mengetahui kebijakan PMI di bidang HIV/ AIDS · Mengetahui tentang tiga pilar
penanggulangan HIV/ AIDS · Mengetahui tentang GIPA Principle · Mengetahui tentang kegiatan yang berkaitan dengan HIV/AIDS · Mengetahui tentang Program Pendidikan Remaja Sebaya |
· Presentasi · Permainan · Curah pendapat |
2 x 45’ |
Spidol Flipchart LCD/OHP Media terkait |
|
|
Note : |
|
|
T O T A L |
5 X 45’ |
|
1 jam = 45'' |
5. Silabus PP
|
Topik |
Subtopik |
Tujuan pembelajaran |
Metodologi |
Waktu |
Media |
Referensi |
||
|
Dasar-dasar Pertolongan Pertama |
|
Teori |
|
Setelah mempelajari topik ini peserta diharapkan mampu : |
Interactive
Lecture |
1x 45' |
Buku peserta |
Buku PP PMI |
|
|
1.1. |
Pengertian
dasar dan tujuan Pertolongan Pertama. |
1.1.1. |
Menjelaskan pengertian dasar dan tujuan Pertolongan Pertama. |
|
|
Whiteboard |
Buku lain yang relevan : |
|
|
1.2. |
Sistem Pelayanan Gawat Darurat Terpadu |
1.2.1. |
Men jelaskan Sistem Pelayanan Gawat Darurat Terpadu dan komponennya |
|
|
|
Faal |
|
|
1.3. |
Dasar Hukum Pertolongan Pertama |
1.3.1. |
Menyebutkan dasar Hukum Pertolongan Pertama |
|
|
Flipchart |
Anatomi |
|
|
1.4. |
Alat Perlindungan Dasar. |
1.4.1. |
Mengenali 6 Alat Perlindungan Dasar. |
|
|
Marker |
|
|
|
|
|
1.4.2. |
Menyebutkan 3 Alat Perlindungan Dasar. |
|
|
Paper |
|
|
|
1.5. |
Persetujuan tindakan pertolongan. |
1.5.1. |
Mengerti kedua macam persetujuan tindakan
pertolongan. |
|
|
OHP |
|
|
|
|
|
1.5.2. |
Menyebutkan kedua macam persetujuan tindakan pertolongan. |
|
|
Alat peraga |
|
|
|
1.6. |
Kewajiban Pelaku Pertolongan Pertama. |
1.6.1. |
Menyebutkan 9 kewajiban Pelaku Pertolongan Pertama. |
|
|
|
|
|
|
1.7. |
Kualifikasi Pelaku Pertolongan Pertama. |
1.7.1. |
Menyebutkan kualifikasi Pelaku Pertolongan Pertama. |
|
|
|
|
|
|
1.8. |
Fungsi alat dan
bahan PP. |
1.8.1. |
Mengetahui dan
mengenali fungsi alat dan bahan PP
dasar |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Anatomi dan Faal Dasar |
|
Teori |
|
Setelah mempelajari topik ini peserta diharapkan mampu : |
Interactive
Lecture |
1 x 45' |
idem |
Buku PP PMI |
|
|
2.1. |
Pengertian anatomi dan faal. |
2.1.1. |
Menyebutkan arti anatomi dan faal. |
|
|
|
Bahan lain yang relevan |
|
|
2.2. |
Posisi anatomis dan referensi anatomis berdasarkan ke tiga bidang khayal yang membagi tubuh manusia. |
2.2.1. |
Menyebutkan posisi anatomis dan referensi anatomis berdasarkan ke tiga bidang khayal yang membagi tubuh manusia. |
|
|
|
|
|
|
2.3. |
Pembagian tubuh manusia dan bagian-bagiannya. |
2.3.1. |
Menyebutkan kelima bagian tubuh manusia dan bagian-bagiannya. |
|
|
|
|
|
|
2.4. |
Rongga dalam tubuh manusia beserta isinya. |
2.4.1. |
Menyebutkan kelima rongga yang ada dalam tubuh manusia beserta isinya. |
|
|
|
|
|
|
2.5. |
Sistem yang ada dalam tubuh manusia. |
2.5.1. |
Menyebutkan dan
menjelaskan 3 sistem tubuh manusia |
|
|
|
|
|
Penilaian Penderita |
|
Teori |
|
Setelah mempelajari topik ini peserta diharapkan mampu : |
Interactive
Lecture |
2 x 45' |
Buku peserta |
Buku PP PMI |
|
|
3.1. |
Penilaian pada penderita. |
3.1.1. |
Menyebutkan
langkah-langkah penilaian pada penderita. |
Demonstration
Practice |
2 x 45' |
Whiteboard |
Bahan lain yang relevan |
|
|
3.2. |
Penilaian keadaan. |
3.2.1. |
Menyebutkan langkah-langkah dalam melakukan penilaian keadaan. |
|
|
Flipchart |
|
|
|
3.3. |
Keamanan lokasi |
3.3.1. |
Menjelaskan keadaan lokasi aman atau tidak aman untuk dimasuki. |
|
|
Marker |
|
|
|
3.4. |
Tiba di lokasi kejadian. |
3.4.1. |
Menyebutkan ke enam tindakan yang harus dilakukan setelah tiba di lokasi kejadian. |
|
|
Paper |
|
|
|
3.5. |
Sumber informasi mengenai peristiwa yang terjadi. |
3.5.1. |
Menyebutkan sekurang-kurangnya 2 sumber informasi mengenai peristiwa yang terjadi. |
|
|
OHP |
|
|
|
3.6. |
Penilaian dini. |
3.6.1. |
Menyebutkan tujuan penilaian dini |
|
|
Alat peraga |
|
|
|
|
|
3.6.2. |
Menyebutkan ke 6 langkah-langkah penilaian dini . |
|
|
|
|
|
|
|
|
3.6.3. |
Mengenali
trauma signifikan dan non-signifikan pada kesan umum |
|
|
|
|
|
|
3.7. |
Pemeriksaan Fisik |
3.7.1. |
Menyebutkan pemeriksaan fisik secara sistematik pada penderita secara umum |
|
|
|
|
|
|
|
|
3.7.2. |
Menjelaskan mengenai ke 4 kelainan yang diperiksa pada pemeriksaan fisik. |
|
|
|
|
|
|
|
|
3.7.3. |
Menjelaskan
pemeriksaan tanda vital pernapasan, nadi, suhu |
|
|
|
|
|
|
3.8. |
Riwayat Penderita . |
3.8.1. |
Menjelaskan bagaimana melakukan wawancara untuk mencari riwayat penderita pada berdasarkan akronim KOMPAK. |
|
|
|
|
|
|
3.9. |
Pemeriksaan Berkelanjutan |
3.9.1. |
Menjelaskan apa
saja yang harus dilakukan pada pemeriksaan berkala. |
|
|
|
|
|
|
3.10. |
Pelaporan dan
serah terima penderita. |
3.10.1. |
Bagaimana melakukan pelaporan dan serah terima penderita. |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Praktek |
|
|
|
|
|
|
|
|
3.11. |
Pengamanan lokasi kejadian. |
3.11.1. |
Mendemonstrasikan
langkah-langkah pengamanan lokasi kejadian. |
|
|
|
|
|
|
3.12. |
Penilaian Dini |
3.12.1. |
Mendemonstrasikan
bagaimana mendapatkan kesan umum. |
|
|
|
|
|
|
|
|
3.12.2. |
Mendemonstrasikan
masing-masing penilaian ASNT |
|
|
|
|
|
|
|
|
3.12.3. |
Mendemonstrasikan
Lihat, Dengar dan Rasakan untuk menilai Pernapasan |
|
|
|
|
|
|
|
|
3.12.4. |
Mendemonstrasikan penilaian sirkulasi pada penderita dengan atau tanpa respon. |
|
|
|
|
|
|
3.13. |
Pemeriksaan Fisik |
3.13.1. |
Mendemonstrasikan pemeriksaan fisik secara sistematis dan lengkap. |
|
|
|
|
|
|
|
|
3.13.2. |
Mendemonstrasikan
secara benar masing-masing komponen pemeriksaan tanda vital : pernapasan,
nadi, suhu |
|
|
|
|
|
|
3.14. |
Riwayat Penderita |
3.14.1. |
Mendemonstrasikan bagaimana melakukan wawancara untuk mencari KOMPAK |
|
|
|
|
|
|
3.15. |
Pelaporan |
3.15.1. |
Mendemonstrasikan
bagaimana melakukan pelaporan secara lisan maupun tertulis. |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Bantuan Hidup Dasar |
|
Teori |
|
Setelah mempelajari topik ini peserta diharapkan mampu : |
Interactive
Lecture |
2 x 45' |
Buku peserta |
Buku PP PMI |
|
|
4.1. |
Sistem pernapasan dan sirkulasi. |
4.1.1. |
Menjelaskan
secara ringkas sistem pernapasan dan sirkulasi. |
Demonstration
Practice |
3 x 45' |
Whiteboard |
Bahan lain yang relevan |
|
|
4.2. |
Mati |
4.2.1. |
Menjelaskan
perbedaan pengertian mati klinis dan mati biologis. |
|
|
Flipchart |
|
|
|
|
|
4.2.2. |
Menyebutkan 4
tanda-tanda pasti mati. |
|
|
Marker |
|
|
|
4.3. |
Rantai Survival |
4.3.1. |
Menyebutkan ke
4 komponen rantai survival. |
|
|
Paper |
|
|
|
4.4. |
Komponen BHD |
4.4.1. |
Menjelaskan ke
tiga komponen Bantuan Hidup Dasar. |
|
|
OHP |
|
|
|
4.5. |
Airway (Penguasaan Jalan Napas) |
4.5.1. |
Menyebutkan 2 macam penyebab utama sumbatan jalan napas. |
|
|
Alat peraga |
|
|
|
|
|
4.5.2. |
Menyebutkan cara membuka jalan napas. |
|
|
|
|
|
|
|
|
4.5.3. |
Menyebutkan cara memeriksa napas. |
|
|
|
|
|
|
|
|
4.5.4. |
Menyebutkan
teknik untuk membersihkan jalan napas. |
|
|
|
|
|
|
|
|
4.5.5. |
Mengenali gangguan jalan napas. |
|
|
|
|
|
|
|
|
4.5.6. |
Menjelaskan
perasat Heimlich pada sumbatan total |
|
|
|
|
|
|
4.6. |
Breathing (Bantuan napas) |
4.6.1. |
Menyebutkan
prinsip dasar bantuan pernapasan. |
|
|
|
|
|
|
|
|
4.6.2. |
Menyebutkan 4 cara memberikan Bantuan Pernapasan. |
|
|
|
|
|
|
|
|
4.6.4. |
Menyebutkan
tanda pernapasan adekuat, kurang adekuat dann tidak bernapas. |
|
|
|
|
|
|
4.7. |
Circulatory Support (Bantuan Sirkulasi) |
4.7.1. |
Menyebutkan prinsip dasar bantuan Sirkulasi. |
|
|
|
|
|
|
|
|
4.7.2. |
Menyebutkan kedalaman penekanan pada pijatan jantung luar untuk berbagai kelompok umur. |
|
|
|
|
|
|
4.8. |
Resusitasi Jantung Paru. |
4.8.1. |
Menjelaskan prinsip
Resusitasi Jantung Paru. |
|
|
|
|
|
|
|
|
4.8.2. |
Menyebutkan rasio pada Resusitasi Jantung Paru. |
|
|
|
|
|
|
|
|
4.8.3. |
Menjelaskan
prinsip penekanan pada Pijatan Jantung Luar. |
|
|
|
|
|
|
|
|
4.8.6. |
Menyebutkan ke
enam tanda RJP dilakukan dengan baik. |
|
|
|
|
|
|
|
|
4.8.7. |
Menyebutkan
sekurangnya 3 komplikasi yang dapat terjadi pada RJP. |
|
|
|
|
|
|
|
|
4.8.8. |
Menyebutkan 4 keadaan dimana tindakan RJP dihentikan. |
|
|
|
|
|
|
|
|
4.8.9. |
Menjelaskan kesalahan pada RJP dan akibatnya. |
|
|
|
|
|
|
|
Praktek |
|
|
|
|
|
|
|
|
4.9. |
Airway (Penguasaan Jalan Napas) |
4.9.1. |
Mendemonstrasikan cara memeriksa ada tidaknya pernapasan pada penderita tidak respon. |
|
|
|
|
|
|
|
|
4.9.2. |
Mendemonstrasikan cara angkat dagu tekan dahi |
|
|
|
|
|
|
|
|
4.9.3. |
Mendemonstrasikan
cara melakukan posisi pemulihan. |
|
|
|
|
|
|
4.10. |
Breathing (Bantuan napas) |
4.10.1. |
Mendemonstrasikan bantuan napas teknik dari mulut ke mulut atau alat pelindung dan masker bila ada |
|
|
|
|
|
|
4.11. |
Circulatory Support (Bantuan Sirkulasi) |
4.11.1. |
Mendemonstrasikan cara menentukan dan memeriksa ada tidaknya nadi karotis. |
|
|
|
|
|
|
|
|
4.11.2. |
Mendemonstrasikan teknik kompresi dada pada penderita dewasa. |
|
|
|
|
|
|
4.12. |
Resusitasi Jantung Paru. |
4.12.1. |
Mendemonstrasikan
RJP oleh satu orang penolong pada manekin dewasa. |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Perdarahan dan Syok |
|
Teori |
|
Setelah mempelajari topik ini peserta diharapkan mampu : |
Interactive
Lecture |
1 x 45' |
Buku peserta |
Buku PP PMI |
|
|
5.1. |
Pengertian perdarahan |
5.1.1. |
Menjelaskan pengertian perdarahan |
Demonstration
Practice |
1 x 45' |
Whiteboard |
Bahan lain yang relevan |
|
|
5.2. |
Sumber perdarahan |
5.2.1. |
Menyebutkan ketiga macam sumber perdarahan. |
|
|
Flipchart |
|
|
|
5.3. |
Jenis perdarahan |
5.3.1. |
Menjelaskan 2 jenis perdarahan |
|
|
Marker |
|
|
|
5.4. |
Perdarahan dalam |
5.4.1. |
Menyebutkan kapan penolong harus mencurigai terjadinya perdarahan dalam. |
|
|
Paper |
|
|
|
5.5. |
Perdarahan luar |
5.5.1. |
Menjelaskan
bagaimana melindungi diri terhadap infeksi. |
|
|
OHP |
|
|
|
|
|
5.5.2. |
Menjelaskan 3 cara bagaimana mengendalikan perdarahan luar. |
|
|
Alat peraga |
|
|
|
|
|
5.5.3. |
Menjelaskan perawatan perdarahan . |
|
|
|
|
|
|
5.6. |
Syok |
5.6.1. |
Menyebutkan pengertian syok |
|
|
|
|
|
|
|
|
5.6.2. |
Menyebutkan
masing-masing kelima gejala dan tanda syok. |
|
|
|
|
|
|
|
|
5.6.3. |
Menyebutkan
langkah-langkah penanganan syok. |
|
|
|
|
|
|
|
Praktek |
|
Praktek : |
|
|
|
|
|
|
5.7. |
Penanganan perdarahan luar |
5.7.1. |
Mendemonstrasikan cara menghentikan perdarahan luar. |
|
|
|
|
|
|
|
|
5.7.2. |
Menunjukkan titik-titik tekan untuk membantu menghentikan perdarahan |
|
|
|
|
|
|
|
|
5.7.3. |
Mendemonstrasikan cara perawatan perdarahan |
|
|
|
|
|
|
5.8. |
Penanganan syok |
5.8.1. |
Mendemonstrasikan
langkah-langkah penanganan syok. |
|
|
|
|
|
Cedera Jaringan Lunak |
|
Teori |
|
Setelah mempelajari topik ini peserta diharapkan mampu : |
Interactive
Lecture |
1 x 45' |
Buku peserta |
Buku PP PMI |
|
|
6.1. |
Pengertian cedera jaringan lunak |
6.1.1. |
Menjelaskan
cedera yang tergolong cedera jaringan lunak. |
Demonstration
Practice |
3 x 45' |
Whiteboard |
Bahan lain yang relevan |
|
|
6.2. |
Klasifikasi luka |
6.2.1. |
Menyebutkan 2 klasifikasi luka. |
|
|
Flipchart |
|
|
|
6.3. |
Luka terbuka |
6.3.1. |
Menyebutkan 6 macam luka terbuka. |
|
|
Marker |
|
|
|
6.4. |
Luka tertutup |
6.4.1. |
Menyebutkan 3 macam luka tertutup. |
|
|
Paper |
|
|
|
6.5. |
Penutup dan pembalut luka |
6.5.1. |
Menjelaskan apa
yang dimaksud dengan penutup luka |
|
|
OHP |
|
|
|
|
|
6.5.2. |
Menjelaskan
bagaimana penggunaan penutup luka |
|
|
Alat peraga |
|
|
|
|
|
6.5.3. |
Menyebutkan 4 fungsi penutup luka. |
|
|
|
|
|
|
|
|
6.5.5. |
Menyebutkan ketiga fungsi pembalut |
|
|
|
|
|
|
|
|
6.5.7. |
Menguasai pedoman penutupan dan pembalutan luka. |
|
|
|
|
|
|
|
|
6.5.8. |
Menjelaskan pemakaian pembalutan penekanan. |
|
|
|
|
|
|
6.6. |
Perawatan luka terbuka |
6.6.1. |
Menyebutkan
langkah-langkah perawatan luka terbuka. |
|
|
|
|
|
|
6.7. |
Perawatan luka tertutup |
6.7.1. |
Menyebutkan
langkah-langkah perawatan luka tertutup. |
|
|
|
|
|
|
6.8. |
Perawatan luka
dengan benda asing menancap |
6.8.1. |
Menyebutkan
perawatan luka dengan benda asing menancap. |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Praktek |
|
Setelah mempelajari topik ini peserta diharapkan mampu : |
|
|
|
|
|
|
6.9. |
Pedoman umum penutup
luka dan pembalutan. |
6.9.1. |
Mendemonstrasikan
pedoman umum penutup luka dan pembalutan. |
|
|
|
|
|
|
6.10. |
Penggunaan pembalut |
6.10.1. |
Mendemonstrasikan penggunaan berbagai macam pembalut pada berbagai bagian tubuh dan pada berbagai posisi tubuh. |
|
|
|
|
|
|
6.11. |
Pembalutan penekanan. |
6.11.1. |
Mendemonstrasikan pembalutan penekanan. |
|
|
|
|
|
|
6.12. |
Perawatan berbagai luka |
6.12.1. |
Mendemonstrasikan Perawatan luka terbuka. |
|
|
|
|
|
|
|
|
6.12.2. |
Mendemonstrasikan perawatan luka tertutup. |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Cedera Sistem Otot Rangka |
|
Teori |
|
Setelah mempelajari topik ini peserta diharapkan mampu : |
Interactive
Lecture |
1 x 45' |
Buku peserta |
Buku PP PMI |
|
|
7.1. |
Cedera otot rangka. |
7.1.1. |
Menjelaskan apa
yang termasuk cedera otot rangka |
Demonstration Practice |
2 x 45' |
Whiteboard |
Bahan lain yang relevan |
|
|
|
|
7.1.2. |
Menyebutkan pengertian patah tulang |
|
|
Flipchart |
|
|
|
|
|
7.1.3. |
Menyebutkan mekanisme penyebabnya. |
|
|
Marker |
|
|
|
7.2. |
Gejala dan
tanda patah tulang |
7.2.1. |
Menyebutkan sekurangnya 4 macam gejala dan tanda patah tulang. |
|
|
Paper |
|
|
|
7.3. |
Pembagian patah tulang |
7.3.1. |
Menjelaskan 2 macam jenis patah tulang dan mengapa diadakan perbedaan tersebut. |
|
|
OHP |
|
|
|
7.4. |
Pembidaian |
7.4.1. |
Menjelaskan apa
yang dimaksud dengan pembidaian. |
|
|
|
|
|
|
|
|
7.4.2. |
Menyebutkan 5 macam tujuan pembidaian. |
|
|
|
|
|
|
|
|
7.4.3. |
Menyebutkan berbagai macam bidai termasuk keuntungan dan kerugian masing-masing. |
|
|
|
|
|
|
|
|
7.4.4. |
Menyebutkan 4 pedoman umum pembidaian. |
|
|
|
|
|
|
7.5. |
Pertolongan cedera otot rangka |
7.5.1. |
Menyebutkan
cara pertolongan cedera otot rangka |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Praktek |
|
|
|
|
|
|
|
|
7.6. |
Pemeriksaan patah tulang |
7.6.1. |
Mendemonstrasikan pemeriksaan patah tulang. |
|
|
|
|
|
|
7.7. |
Pertolongan umum patah tulang |
7.7.1. |
Mendemonstrasikan pertolongan umum patah tulang pada tulang lengan dan tungkai |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Luka bakar |
|
Teori |
|
Setelah mempelajari topik ini peserta diharapkan mampu : |
Interactive
Lecture |
1 x 45' |
Buku peserta |
Buku PP PMI |
|
|
8.1. |
Penyebab luka bakar |
8.1.1. |
Menjelaskan 4 penyebab luka bakar. |
|
|
Whiteboard |
Bahan lain yang relevan |
|
|
8.2. |
Penggolongan luka bakar |
8.2.1. |
Menyebutkan 3
macam penggolongan luka bakar. |
|
|
Flipchart |
|
|
|
8.3. |
Luas luka bakar |
8.3.1. |
Menghitung luas permukaan tubuh yang mengalami luka bakar. |
|
|
Marker |
|
|
|
8.4. |
Derajat berat luka bakar |
8.4.1. |
Menyebutkan 3
macam derajat berat luka bakar. |
|
|
Paper |
|
|
|
8.5. |
Penyulit luka bakar |
8.5.1. |
Menyebutkan
beberapa faktor penyulit pada kasus luka bakar. |
|
|
OHP |
|
|
|
8.6. |
Penanganan luka bakar |
8.6.1. |
Menyebutkan
langkah-langkah penanganan luka bakar. |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Pemindahan Penderita |
|
Teori |
|
Setelah mempelajari topik ini peserta diharapkan mampu : |
Interactive
Lecture |
1 x 45' |
Buku peserta |
Buku PP PMI |
|
|
9.1. |
Mekanika tubuh. |
9.1.1. |
Menyebutkan
prinsip-prinsip mekanika tubuh |
Demonstration
Practice |
2 x 45' |
Whiteboard |
Bahan lain yang relevan |
|
|
|
|
9.1.2. |
Menjelaskan
hal-hal yang harus diperhatikan pada saat memindahkan penderita. |
|
|
Flipchart |
|
|
|
9.2. |
Saat pemindahan penderita |
9.2.1. |
Mengerti kapan
penderita harus dipindahkan. |
|
|
Marker |
|
|
|
9.3. |
Pemindahan darurat |
9.3.1. |
Menjelaskan
kapan perlu dilakukan tindakan pemindahan darurat. |
|
|
Paper |
|
|
|
9.4. |
Pemindahan biasa |
9.4.1. |
Menjelaskan
kapan dilakukan pemindahan biasa. |
|
|
OHP |
|
|
|
9.5. |
Posisi penderita |
9.5.1. |
Menyebutkan berbagai posisi penderita sesuai dengan kasus yang dihadapi |
|
|
Alat peraga |
|
|
|
9.6. |
Peralatan pemindahan penderita |
9.6.1. |
Menjelaskan
beberapa peralatan pemindahan penderita. |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Praktek |
|
|
|
|
|
|
|
|
9.7. |
Pemindahan darurat |
9.7.1. |
Mendemonstrasikan berbagai pemindahan darurat. |
|
|
|
|
|
|
9.8. |
Pemindahan biasa |
9.8.1. |
Mendemonstrasikan berbagai pemindahan biasa. |
|
|
|
|
|
Kedaruratan Medis |
|
Teori |
|
Setelah mempelajari topik ini peserta diharapkan mampu : |
Interactive
Lecture |
1 x 45' |
Buku peserta |
Buku PP PMI |
|
|
10.1. |
Gejala dan tanda kedaruratan medis. |
10.1.1. |
Menyebutkan
gejala dan tanda kedaruratan medis umum |
|
|
Whiteboard |
Bahan lain yang relevan |
|
|
10.2. |
Ayan |
10.2.1. |
Menyebutkan gejala dan tanda ayan. |
|
|
|
|
|
|
|
|
10.2.2. |
Menyebutkan penatalaksanaan ayan |
|
|
|
|
|
|
10.3. |
Pingsan |
10.3.1. |
Menyebutkan
gejala dan tanda pingsan |
|
|
|
|
|
|
|
|
10.3.2. |
Menyebutkan penatalaksanaan pingsan |
|
|
|
|
|
|
10.4. |
Paparan panas |
10.4.1. |
Menyebutkan
gejala dan tanda kejang panas |
|
|
|
|
|
|
|
|
10.4.2. |
Menyebutkan penatalaksanaan kejang panas |
|
|
|
|
|
|
|
|
10.4.3. |
Menyebutkan gejala dan tanda kelelahan panas |
|
|
|
|
|
|
|
|
10.4.4. |
Menyebutkan penatalaksanaan kelelahan panas |
|
|
|
|
|
|
|
|
10.4.5. |
Menyebutkan gejala dan tanda sengatan panas |
|
|
|
|
|
|
|
|
10.4.6. |
Menyebutkan penatalaksanaan sengatan panas |
|
|
|
|
|
|
10.5. |
Paparan dingin |
10.5.1. |
Menyebutkan gejala dan tanda serta penatalaksanaan kasus paparan dingin. |
|
|
|
|
|
|
|
|
10.5.2. |
Menyebutkan gejala dan tanda serta penatalaksanaan kasus paparan dingin. |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Keracunan |
|
Teori |
|
Setelah mempelajari topik ini peserta diharapkan mampu : |
Interactive
Lecture |
1 x 45' |
Buku peserta |
Buku PP PMI |
|
|
11.1. |
Pengertian racun |
11.1.1. |
Menjelaskan pengertian tentang racun. |
|
|
Whiteboard |
Bahan lain yang relevan |
|
|
|
|
11.1.2. |
Menjelaskan cara terjadinya keracunan pada manusia. |
|
|
Flipchart |
|
|
|
11.2. |
Cara
masuk racun dalam tubuh manusia |
11.2.1. |
Menjelaskan cara masuknya racun ke dalam tubuh manusia. |
|
|
Marker |
|
|
|
11.3. |
Gejala dan
tanda keracunan secara umum. |
11.3.1. |
Menyebutkan gejala dan tanda keracunan secara umum. |
|
|
Paper |
|
|
|
11.4. |
Penatalaksanaan keracunan secara umum. |
11.4.1. |
Menyebutkan penatalaksanaan keracunan secara umum. |
|
|
|
|
|
|
11.5. |
Gigitan ular |
11.5.1. |
Menyebutkan pertolongan pada gigitan ular. |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Triage dan Incident Command System |
|
Teori |
|
Setelah mempelajari topik ini peserta diharapkan mampu : |
Interactive
Lecture |
1 x 45' |
Buku peserta |
Buku PP PMI |
|
|
13.1. |
Incident Command System |
13.1.1. |
Mengetahui dasar-dasar Incident Command System |
Demonstration
Practice |
1 x 45' |
Whiteboard |
Bahan lain yang relevan |
|
|
13.2. |
Sektor ICS |
13.2.1. |
Menyebutkan sektor-sektor dalam ICS |
|
|
Flipchart |
|
|
|
13.3. |
Triage |
13.3.1. |
Menjelaskan dasar-dasar triage |
|
|
Marker |
|
|
|
13.4. |
Metode START |
13.4.1. |
Menyebutkan metode START |
|
|
Paper |
|
|
|
|
Praktek |
|
|
|
|
OHP |
|
|
|
13.5. |
Simulasi start |
13.5.1. |
Mendemonstrasikan dalam satu simulasi suatu triage metode START |
|
|
Alat peraga |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Evaluasi |
14.1. |
Ujian Teori |
|
|
Mandatory |
1 x 45' |
|
Buku PP PMI |
|
|
14,2 |
Praktek akhir |
|
|
Demonstration |
1 x 45' |
|
Bahan lain yang relevan |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
6. Silabus PK
|
Pokok
Bahasan |
Sub Pokok
Bahasan |
Tujuan
Pembelajaran |
Metodologi |
Alokasi
Waktu |
Media |
Sumber
Belajar / Referensi |
|
Dasar PK |
·
Prinsip
& sikap pelaku PK ·
Peralatan
PK |
Peserta mampu : ·
Menjelaskan
prinsip dan sikap pelaku PK ·
Menyebutkan
peralatan PK |
·
Ceramah ·
Tanya
jawab ·
Simulasi |
1 x 45’ |
·
Flipchart ·
OHP/LCD ·
Spidol ·
Media
peraga |
|
|
Kesehatan
dasar di keluarga |
·
Kebersihan
diri ·
Kebersihan
lingkungan ·
Imunisasi ·
ASI
dan gizi |
Peserta mampu : ·
Menjelaskan
dasar-dasar kesehatan: §
Kebersihan
diri §
Kebersihan
lingkungan §
Imunisasi §
ASI
dan gizi |
·
Ceramah ·
Tanya
jawab ·
Praktek/simulasi |
1 x 45’ |
·
Flipchart ·
OHP/LCD ·
Spidol ·
Media
peraga |
|
|
Perawatan
orang sakit |
Persiapan
perawatan orang sakit : ·
Mencuci
tangan dan memakai celemek ·
Membersihkan
dan menata tempat tidur orang sakit ·
Mengenal
jenis pensuci hama ·
Mensucihamakan
alat perawatan |
·
Peserta
mampu melaksanakan: §
Mencuci
tangan dan memakai celemek §
Membersihkan
dan menata tempat tidur orang sakit §
Mengenal
jenis pensuci hama §
Mensucihamakan
alat perawatan |
·
Ceramah ·
Tanya
jawab ·
Praktek/simulasi |
3 x 45’ |
·
Flipchart ·
OHP/LCD ·
Spidol ·
Media
peraga |
|
|
|
Pengamatan
orang sakit : ·
Mengukur
suhu tubuh, ·
Menghitung
Denyut nadi ·
Frekuensi
pernapasan ·
Membuat
buku catatan penderita |
·
Peserta
mampu: §
Mengukur
suhu tubuh, menghitung nadi dan pernapasan §
Membuat
buku catatan penderita |
·
Ceramah ·
Tanya
jawab ·
Simulasi |
1 x 45’ |
·
Flipchart ·
OHP/LCD ·
Spidol ·
Media
peraga |
|
|
|
Perawatan
orang sakit : a. Memelihara kebersihan mulut b. Memberikan bermacam-macam kompres c. Menyajikan makanan dan obat d.
Merubah
posisi orang sakit e.
Menolong
pasien b.a.b/b.a.k f.
Menolong
memandikan pasien |
·
Peserta
mampu : §
Memelihara
kebersihan mulut §
Memberikan
bermacam-macam kompres §
Menyajikan
makanan dan obat §
Merubah
posisi orang sakit §
Menolong
b.a.b/b.a.k §
Memandikan
pasien |
·
Ceramah ·
Tanya
jawab ·
Simulasi |
2 x 45’ |
·
Flipchart ·
OHP/LCD ·
Spidol ·
Media
peraga |
|
|
Gejala
penyakit |
Gejala
penyakit |
·
Peserta
mampu menjelaskan gejala: §
Diare
dan dehidrasi §
Demam §
ISPA,
pnemonia, TB §
BDB
& PSN §
Gizi
buruk |
·
Ceramah ·
Tanya
jawab ·
Simulasi |
1 x 45’ |
·
Flipchart ·
OHP/LCD ·
Spidol ·
Media
peraga |
|
|
Perawatan
pada lansia |
Perawatan
lansia |
·
Menjelaskan
pengertian lansia ·
Menjelaskan
tujuan perawatan lansia ·
Menjelaskan
perubahan dan faktor yang mempengaruhi perubahan pada lansia ·
Melakukan
pendekatan fisik, psikis |
·
Ceramah ·
Tanya
jawab ·
Simulasi |
1 x 45’ |
·
Flipchart ·
OHP/LCD ·
Spidol ·
Media
peraga |
|
|
|
|
|
T O T A L |
10 X 45’ |
|
|
7. Silabus Manajemen PB
|
Pokok Bahasan |
Sub Pokok Bahasan |
Tujuan Pembelajaran |
Metode |
Alokasi Waktu |
Media |
Referensi |
|
Pengantar
Manajemen PB |
a. Pengertian Bencana, Ancaman/ Bahaya,
Risiko dan Kerentanan |
Setelah proses pembelajaran Pokok Bahasan ini, pembelajar diharapkan mampu : ·
Menyebutkan pengertian dan
perbedaan antara Ancaman
dan Bencana ·
Menyebutkan
pengertian dan perbedaan antara Resiko dan Kerentanan ·
Memahami
hubungan antara Bencana, Ancaman, Resiko dan Kerentanan · Menyebutkan jenis-jenis Ancaman |
·
Curah
pendapat ·
Ceramah
Informatif ·
Energizer ·
Tanya
Jawab ·
Diskusi
Kelompok (FGD). |
2 x 45” |
· White Board · Spidol · UHP · LCD · Maket/lay Out · Video Showing |
· Panduan PMI · Panduan IFRC · Panduan ICRC · Sphere Project |
|
b. Siklus bencana dan phase-phase dalam menejemen bencana |
Setelah proses pembelajaran topik ini, pembelajar diharapkan mampu : ·
Menyebutkan
fase-fase tindakan dalam Manajemen PB ·
Menjelaskan
pengertian-pengertian pokok dalam setiap phase tindakan ·
Mengidentifikasi
tindakan-tindakan yang relevan dengan peran atau mandat PMI |
2 x 45” |
||||
|
c. Pengantar tanggap darurat bencana. |
Setelah proses pembelajaran topik ini, pembelajar diharapkan mampu : · Mengetahui gambaran umum mengenai konsep-konsep dan tahapan dalam tanggap darurat. · Memahami prinsip-prinsip dalam tanggap darurat. |
1 x 45” |
||||
|
Jumlah jam |
5
X 45 |
|
|
|||
8. Silabus Asessment
|
Pokok Bahasan |
Sub Pokok Bahasan |
Tujuan Pembelajaran |
Metode |
Alokasi Waktu |
Media |
Referensi |
|
Assessment |
a. Pengantar Assessment b. Pelaksanaan Assessment c. Jenis-jenis Assessment d. Rapid Assessment |
Setelah proses pembelajaran topik ini, pembelajar diharapkan mampu : · Memahami dan mengerti Assessment · Memahami jenis assessment dalam siklus penanggulangan bencana · Dapat melakukan assessment cepat (rapid assessment) |
§ Ceramah Informatif. § Egergizer § Diskusi § Curah Pendapat. § Berbagi Pendapat. · Focus Group Discussion (FGD). · Bermain Peran |
4 x 45 |
§ Video § Whiteboard § Spidol § OHP/LCD § Flipchart § Form Assessment
|
§ PanduanPMI § Panduan IFRC § Panduan ICRC § Sphere Project |
|
Jumlah jam |
4
X 45 |
|
|
|||
9. Silabus Penampungan Sementara
|
Pokok Bahasan |
Sub Pokok Bahasan |
Tujuan Pembelajaran |
Metode |
Alokasi Waktu |
Media |
Referensi |
|
Penampungan Sementara |
a. Definisi Penampungan Sementara b. Pengorganisasian penampungan sementara c. Peryaratan dan jenis-jenis penampungan
sementara d. Perencanaan dan Pelaksanaan Penampungan Sementara |
Setelah proses pembelajaran topik ini, pembelajar diharapkan mampu : §
Mengetahui
definisi dan tujuan Penampungan Sementara §
Mengetahui
pengorganisasian penampungan sementara §
Mengetahui
persyaratan dan jenis penampungan sementara § Dapat menyelenggarakan penampungan sementara |
· Ceramah · Diskusi Kelompok · Presentasi · Energiser · Tanya-jawab · Table Top Excercise |
5 x 45’ |
Papan Flipchart, Spidol, Lay out/Maket
|
· Panduan PMI · Panduan IFRC · Panduan ICRC · Sphere Project |
|
Jumlah jam |
5
X 45 |
|
|
|||
10. Silabus DU
|
Pokok Bahasan |
Sub Pokok Bahasan |
Tujuan Pembelajaran |
Metode |
Alokasi Waktu |
Media |
Referensi |
|
Dapur
Umum |
a. Pengertian Dasar b. Organisasi dan pembagian tugas c. Penyusunan menu sederhana d. Pelaksanan Dapur Umum |
Setelah proses pembelajaran topik ini, pembelajar diharapkan mampu : § Mengerti dan memahami Dasar-Dasar penyelenggaraan Dapur Umum § Mampu menjelaskan strukutur dan
organisasi Dapur UMUM § Mampu menyusun menu Dapur Umum secara
sederhana § Mampu merencanankan dan melaksanakan
Dapur Umum |
Ceramah
Informatif. Diskusi Curah Pendapat. Berbagi
Pendapat. Focus Group
Discussion (FGD). Tanya-jawab Table Top Excercise |
3 x 45 |
Video Whiteboard Spidol OHP/LCD Flipchart Kalkulator
|
Panduam PMI Referensi terkait lainnya Sphere Project |
|
Jumlah jam |
3
X 45 |
|
|
|||
11. Silabus Logistik
|
Pokok Bahasan |
Sub Pokok Bahasan |
Tujuan Pembelajaran |
Metode |
Alokasi Waktu |
Media |
Referensi |
|
Pengantar
Logistik dan Distribusi |
e. Pengertian Definisi Logistik f. Komponen Komponen Logistik g. Mengenal Formulir pergudangan |
Setelah proses pembelajaran Pokok bahasan ini, pembelajar diharapkan mampu : § Menjelaskan pengertian/definisi logistik PMI § Menjelaskan komponen-komponen logistik
PMI § Memahami formulir yang digunakanpada
pergudangan |
Ceramah Informatif. Diskusi kelompok Curah Pendapat. Discussion (FGD). Tanya-jawab Energizer Excercise |
2 x 45 |
Video Whiteboard Spidol OHP/LCD Flipchart Kalkulator Dokumentasi Kegiatan logistic, Formulir pergudangan |
-
Kebijakan
& Renstra PMI di bidang TD - Kebijakan IFRC dibidang TD - Diktat dan modul pelatihan dasar logistic - Panduan ICRS - Panduan IFRC |
|
|
a.
Prinsip prinsip distribusi b. Merencanakan Distribusi ada saat bencana c. Mengenal Formulir Distribusi |
Setelah proses pembelajaran Pokok bahasan ini, pembelajar diharapkan mampu : § Menjelaskan pengertian/definisi Distribusi § Menjelaskan prinsip-prinsip distribusi § Merencanakan dan melaksanakan
tahap-tahap distribusi secara sederhana Memahami formulir yang digunakan pada saat distribusi |
Ceramah
Informatif. Diskusi
kelompok Curah Pendapat. Discussion
(FGD). Tanya-jawab Energizer
Excercise |
3
x 45 |
Video Whiteboard Spidol OHP/LCD Flipchart Kalkulator Dokumentasi Kegiatan Distribusi, Formulir Distribusi |
|
|
Jumlah jam |
5 X 45 |
|
|
|||
12. Silabus TMS/RFL
|
Pokok Bahasan |
Sub Pokok Bahasan |
Tujuan Pembelajaran |
Metode |
Alokasi Waktu |
Media |
Referensi |
|
Pengenalan & Dasar-Dasar TMS/RFL |
a) Pengantar TMS/RFL b) Dasar hukum RFL c) Tugas-tugas TMS d) Praktek pengisian formulir TMS |
§ Memahami latar belakang § diselenggarakannya kegiatan tracing § Memahami dasar hukum RFL § Memahami tugas-tugas TMS § Dapat mengisi formulir-formulir TMS |
Partisipatif Brainstorming Energizer Diskusi Kerja Kelompok |
5 x 45 |
Whiteboard Spidol LCD Flipchart Video Form TMS Peralatan Energizer |
Manual TMS Manual ICRC Manual lainnya |
|
Jumlah jam |
5 X 45 |
|
|
|||
13. Silabus Watsan
|
POKOK BAHASAN |
SUB POKOK BAHASAN |
TUJUAN PEMBELAJARAN |
METODE |
WAKTU (Menit) |
MEDIA
PERAGA
|
|
WatSan kondisi Bencana |
a. Pengertian WatSan b. Tujuan dan Latar Belakang |
a.
Memahami tujuan dan latar belakang diperlukan
pelayanan watsan pada saat bencana |
Ceramah Curah Pendapat
Tanya Jawab Diskusi
kelompok |
2 X
45’
|
· Flipchart · Slide OHP/LCD · Spidol |
|
|
c. Pelayanan Fase Darurat |
b.
Mengetahui kegiatan apa yang harus dilakukan pelayanan watsan fase darurat |
|||
|
d. Penyakit Yang berhubungan dengan WatSan |
c.
Mengetahui jenis-jenis penyakit yang
berhubungan dengan watsan |
||||
|
e. Jenis Fasilitas WatSan |
d.
Mengetahui jenis dan fasilitas WatSan |
||||
|
WatSan Kondisi Normal : Pengantar PHAST |
a. Pengertian
pendekatan
partisipatif
|
a.
Memahami pengertian
pengertian pendekatan partisipatif |
Ceramah Curah Pendapat Tanya Jawab Diskusi kelompok |
2 X
45’
|
· poster-poster/gambar yang tidak
terangkai dalam serial · isolasi/perekat · peniti, jarum isolasi/perekat |
|
|
b. Pengertian PHAST
|
b.
Memahami pengertian
PHAST |
|||
|
|
c. Tujuan PHAST |
c.
Memahami tujuan PHAST |
|||
|
|
d.
Tahapan-tahapan PHAST |
d.
Memahami tahapan PHAST |
14. Silabus Community Based
|
POKOK BAHASAN |
SUB POKOK BAHASAN |
TUJUAN PEMBELAJARAN |
METODE |
WAKTU (Menit) |
MEDIA
PERAGA
|
|
Pengertian & Konsep Pendekatan Berbasis
Masyarakat |
a. Pengertian, Tujuan, Sasaran b. Kebijakan PMI dan IFRC dalam program yang berbasis masyarakat c. Lingkup Kegiatan d. Tahapan Pelaksanaan kegiatan Berbasis Masyarakat e. Contoh-contoh kegiatan berbasis masyarakat |
a. Peserta mengetahui pengertiasn , tujuan dan sasaran kegiatan berbasis
masyarakat b. Peserta mengetahui kebijakan PMI dan IFRC dalam mengembangkan program
yang berbasis masyarakat c. Peserta mengetahui lingkup kegiatan berbasiskan masyarakat d. Peserta dapat menjelaskan tahapan pelaksanaan kegiatan berbasis
masyarakat e. Peserta mampu menyebutkan dan menjelaskan contoh-contoh program PMI yang
berbasis masyarakat |
Ceramah Curah Pendapat
Tanya Jawab Diskusi
kelompok |
2 X
45’
|
· Flipchart · Slide OHP/LCD · Spidol · Pamphlet/brosur kegiatan PMI berbasis masyarakat |
|
Teknik Dasar Penyuluhan |
a. Pengertian penyuluhan b. Metode Penyuluhan c. Tekhnik dasar penyuluhan kepada masyarakat |
a. peserta mengetahui dan menjelaskan pengertian penyuluhan b. peserta mengetahui berbagia metode dan media penyuluhan c. peserta mengetahui dan memraktekkan tekhnik dasar penyuluhan kepada
masyarakat |
Ceramah Curah Pendapat
Tanya Jawab Diskusi
kelompok Role Playing |
3 X
45’
|
· Flipchart · Slide OHP/LCD · Spidol |